Polsek Carita dan Puskesmas UPT Carita Bersinergi Gelar Patroli Gabungan Mobile VCT

Berita7 Dilihat

PANDEGLANG–ATARAKYAT.ID

pandeglang – Polsek Carita Polres Pandeglang bersama Puskesmas UPT Carita, Koramil Labuan, dan Satpol PP melaksanakan patroli gabungan yang melibatkan Pemeriksaan VCT (Voluntary Counseling and Testing) HIV/AIDS di tempat-tempat hiburan malam dan kafe karaoke di Kampung Kubang, Desa Pejamben, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu malam (28/10/2023).

Kegiatan ini adalah langkah antisipasi dan penanggulangan penyebaran penyakit HIV/AIDS secara dini di masyarakat. Kapolsek Carita, IPTU Turip, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memungkinkan warga untuk mengantisipasi dan mendeteksi dini penyebaran HIV/AIDS.

Tujuan dari patroli dan pemeriksaan kesehatan ini adalah untuk mengurangi penularan infeksi HIV/AIDS dan Hepatitis serta mendeteksi dini HIV dan Hepatitis pada warga di wilayah binaan. Dalam sambutannya, IPTU Turip berharap agar kegiatan semacam ini menjadi program rutin yang dilakukan setiap tahun dan disertai dengan sosialisasi kepada masyarakat, karena penyebaran HIV/AIDS tidak dapat dilihat dari tampilan fisik seseorang.

Hasil dari pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa tidak ada masyarakat yang ditemukan mengidap penyakit HIV/AIDS, yang mengindikasikan keberhasilan upaya-upaya pencegahan.

Hj. Tien Sulasiasih, S.Tr., Keb, Kepala UPT Puskesmas Carita, menjelaskan bahwa kegiatan Mobile VCT ini bertujuan untuk mendeteksi dini HIV/AIDS dan membantu seseorang untuk mendapatkan pengobatan lebih cepat sehingga infeksi HIV tidak berkembang menjadi AIDS. Hal ini menjadi sangat relevan mengingat pekerja yang berada di tempat hiburan malam berpotensi terpapar risiko HIV/AIDS.

Kegiatan Mobile VCT diawali dengan sosialisasi tentang bahaya, cara pencegahan, dan penanggulangan HIV/AIDS kepada pekerja di tempat hiburan malam. Mereka juga diberikan informasi tentang dampak yang ditimbulkan oleh HIV/AIDS.

Kegiatan patroli gabungan Mobile VCT ini adalah langkah konkret dalam memerangi penyebaran HIV/AIDS di masyarakat, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga mereka lebih memahami cara penularan dan cara melindungi diri dari penyakit ini.( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *