Kepsek Dan Guru SDN 2 Wangun Jaya Diduga Tilap Dana KIP Kartu Indonesia Pintar Milik Siswa SDN 2 Wangun Jaya APH Aparat Penegak Hukum Diminta Segera Tangkap Pelaku

Berita15 Dilihat

LEBAK–ATARAKYAT.ID

Lebak–Kepsek dan guru SDN 2 Wangun jaya tilap dana KIP kartu Indonesia pintar milik siswa APH penegak hukum diminta segera tangkap pelaku

Puluhan siswa siswi di SDN 2 Wangun jaya kecamatan cigemlong diduga dikorupsi guru guru selama tahunan pasalnya siswa tidak pernah menerima bantuan KIP program Indonesia pintar namun pada saat orang tua wali murid cek ternyata putranya tercantum sebagai penerima pip disekolah namun sangat.

disayangkan murid atau orang tua wali murid tidak menerima bantuan Tersebut bahkan kartu dan tabungan pun selalu di simpan di sekolah selama tahunan tidak pernah dikasih ke wali murid ungkap korban

Saat dikonfirmasi pihak guru SDN 2 Wangun jaya dirinya merespon kepada wartawan baik pak nanti disampaikan Karena sepertinya pak kepala HP-nya gak aktif saat ini ujar insial ST

Baik, nanti saya konfirmasi lagi kalau beliau udah bisa di hubungi
Nanti bapak tanya langsung ke operator nya soal KIP kartu Indonesia pintar.

Walimurid merasa kecawa dan merasa ditupu uleh pihak sekolah pasalnya bantuan PiP hak putra nya dari pertama dapat tidak pernah diberikan oleh pihak sekolah SDN 2 Wangun jaya ungkapnya kepada awak media

,, menurut Sahabi orang tua selasatu korban menurutnya bukan hanya putra nya saja yang jadi korban namun masih banyak lagi yang tidak berikan oleh pihak sekolah berikut buku tabungan dan kartu ATM nya pun kami selaku orang tua wali murid tidak pernah dikasih lihat semua disimpan disekolah SDN 2 Wangun jaya namun belum kami ketahui yang menyimpan kartu tabungan KIP dan ATM tersebut ujar sahabi

Kepala sekolah SDN 2 Wangun jaya menerangkan bahwa membenarkan bahwa KIP program Indonesia pintar di kolektif disekolah seluruh milik siswa dengan alasan sudah disepakati oleh walimurid dengan cara lewat pembicaraan masing masing walimurid uangkapnya

Semetara ketua komite insial AR menerangkan dan membenarkan bahwa semua kartu tabungan KIP kartu Indonesia pintar disimpan di sekolah SDN 2 Wangun jaya dan yang sudah dicairkan kami belanjakan ke seragam sekolah murid murid oleh pihak sekolah itu pun sudah di sediakan oleh guru guru di sekolah namun saya kira ini diboleh kan oleh aturan dan saya kira ini tidak bermasalah ujar ketua komite inisial AR

Selajutnya pihak walimurid yang diduga korban meminta kepada pihak sekolah SDN 2 Wangun agar bertanggung jawab dihadapan Hukum Karena sudah menggelapkan bantuan PiP milik anak saya dari tahun 2021 sampai tahun 2023 saya atas nama orang tua wali murid memita agar disegerakan oleh pihak kepolisian disikapi dan tangkap pelaku tersebut tegasnya tiga orang walimurid pada hari Senin (2023/23/10)

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *