Sungai Cisimeut Diracun, Ribuan Ikan Mati APH penegak hukum wilayah Polres Lebak Polda Banten diminta segera tindak tegas

Berita3 Dilihat

LEBAK–ATARAKYAT.ID

Lebak–Miris dan sangat disayangkan disaat kemarau Aliran sungai Cisimeut yang merupakan sungai terbesar diKecamatan Sobang Kabupaten Lebak Banten diracun orang tidak dikenal.

Menurut salah seorang warga di kecamatan Sobang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan dirinya bersama warga lainya merasa sangat miris, prihatin atas ulah oknum warga yang belum diketahui namanya dan asalnya diduga melakukan peracunan terhadap sungai.Rabu ( 03/10/23)

Adapun titik peracunan berada di kampung Seklok, Kampung Bongkok dan kampung Sukarasa desa Sukaresmi kecamatan Sobang dan selanjut akan mengalir terus ke desa-desa lain dan kecamatan lain.

“Kami sangat prihatin dan kecewa atas peracunan sungai terbesar ini”, ungkapnya.

Hal tersebut karena warga di kecamatan Sobang merupakan warga adat yang sangat mencintai alam dan lingkungan dan secara otomatis dengan diracun sungai tersebut bukan hanya ikan besar yang mati tapi benih- benihnya juga mati.

Selain itu dimusim kemarau seperti ini sebagian besar warga dalam kondisi kesulitan air bersih dan air sungai lah yang menjadi tumpuan utama warga.

“Sangat berdampak terhadap kerusakan pada lingkungan hidup dan bisa menimbulkan penyakit kepada masyarakat pengguna air”, tambahnya.

Berdasarkan kondisi tersebut ia berharap penegak hukum di negara ini segera bersikap tegas lakukan dan menangkap oknum warga yang meracuni sungai tersebut.

“Seharusnya Penegak hukum segera turun tangan”, pungkasnya.

Sementara Kholik selaku Kepala Desa Sukaresmi ketika dikonfirmasi tidak merespon.

Ditempat terpisah kepala desa saat dikonfirmasi oleh awak media dirinya menerangkan bahwa Pelaku tidak diketahui secara detail kerna melakukan kegiatan tersebut ditengah malam saya pun merasa miris dengan kejadian ini dan saya tegaskan untuk pelaku agar segera ditindak tegas oleh APH penegak hukum yang berwajib ungkapnya kepda awak media.

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *