Tampilkan Kesenian Angklung, Ikawati BPN Banten Ajak Lestarikan Budaya Indonesia

Advetorial2 Dilihat

BANTEN – ATARAKYAT.ID

Serang – Kita dibuat kagum sekaligus bangga ketika Indonesia berhasil memecahkan rekor _Guinness World of Record_ untuk pementasan angklung terbesar di dunia, dimana lebih dari 15 ribu orang berpartisipasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 5 Agustus 2023 lalu. (24/09/2023).

Upaya ini dilakukan bertujuan agar angklung makin dicintai oleh semua generasi bangsa dan dikenal oleh seluruh dunia.

Angklung sendiri merupakan kesenian milik Indonesia yang telah terdaftar dan diakui UNESCO sejak tahun 2010 sebagai warisan budaya nonbenda.

Sejalan dengan hal tersebut, dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Banten (Kanwil BPN Banten) yang dirangkaian dengan acara Penutupan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) Tahun 2023 Provinsi Banten, Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IKAWATI) Kanwil BPN Banten menampilkan kesenian angklung.

Bertempat di Banten International Convention Centre (BICC) Aston Serang Hotel Sabtu (23/9/2023), IKAWATI Kanwil BPN Banten bersama Saung Angklung Udjo memainkan 4 (empat) lagu dengan genre musik yang berbeda-beda yakni “Berkibarlah Bendera Negeriku”, “Komang”, “Dancing Queen”, dan “Ikan dalam kolam”.

Ketua IKAWATI Kanwil BPN Banten, Sartika Sudaryanto yang ditemui setelah acara menyampaikan bahwa penampilan kesenian angklung ini merupakan wujud kecintaan terhadap budaya kesenian Indonesia yang mana memiliki makna yang mendalam, beliau menuturkan “45 orang bekerjasama mengikuti arahan konduktor dengan instrumen angklung yang masing-masing menghasilkan satu nada bisa menyuguhkan lantunan lagu dengan genre yang berbeda-beda dari genre lagu nasional, lagu pop, lagu barat hingga lagu dangdut,” tutur Sartika.

Sartika mengutarakan bahwa pertunjukan ini bertujuan untuk melestarikan kekayaan budaya Indonesia, menghibur para tamu yang sehari sebelumnya mengikuti Rakerda dan menggambarkan pentingnya kolaborasi antar anggota personil untuk menciptakan kinerja yang harmonis. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *