Gelar Aksi Kembali, Amandemen Akan Menguak Dugaan Korupsi Arena Bola Bowling Dispora Sumut

Berita7 Dilihat

JAKARTA–ATARAKYAT.ID

JAKARTA – Sekelompok pemuda dan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Milenial Demokrasi Nasional (Amandemen) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Agung RI pada Jumat, 1 September 2023.

Korlap aksi, Yamco mengungkapkan aksi tersebut merupakan aksi kedua mereka dalam menguak perihal dugaan sindikat mafia proyek Arena Bola Bowling Dispora Provinsi Sumatera Utara yang senilai 29 M. Pihaknya menduga bahwa dalam pemenangan proyek tersebut yang dimenangkan oleh PT inisial KPB tersebut sengaja di setting untuk menjadi pemenang.

Pada kesempatan tersebut mereka mengaku datang ke Jakarta ke Kejaksaan Agung RI untuk menyampaikan dugaan korupsi yang terjadi di Sumatera Utara lebih tepatnya di Dinas Pemuda dan Olahraga yang tercium adanya dugaan pengaturan pemenang proyek pengadaan arena bola Bowling senilai 29 M. Selain itu, pihak curiga kalau proyek tersebut dikendalikan agar dapat berjalan mulus untuk pemenangnya. Dengan kedatangan ke Kejaksaan Agung RI tersebut, pihaknya berjanji akan menguak dugaan korupsi tersebut.

“Kami minta Jaksa Agung Rai tolong jadikan Sumut mendapat perhatian khusus agar para sindikat mafia proyek tidak dapat bergerak menjamur untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Jaksa Agung RI jangan khawatir, perintahkan Kejaksaan Tinggi Sumut segera untuk memproses tender proyek Arena bola bowling tersebut,” ucapnya.

Sekali lagi, pihaknya berharap Kejaksaan Agung perintahkan Kejaksaan Tinggi Sumut agar jangan sampai ada mafia proyek yang diduga mengkoordinir proyek-proyek di kementerian yang ada di Sumut maupun dinas-dinas di Pemprov Sumut.

Selain itu, pihaknya mengaku prinsipnya mereka sejalan dan seirama dengan kejaksaan Republik Indonesia dalam mempersempit ruang korupsi di Indonesia khususnya di Sumatera Utara sendiri.

“Sebagai generasi muda penerusnya bangsa kami harus menjadi garda terdepan dalam meneriakkan dugaan korupsi yang terjadi di seluruh instansi negara jika ditemukan,” ujarnya.

Sebelum membubarkan diri, mereka berjanji akan kembali lagi menggelar aksi dalam beberapa hari ke depan perihal yang sama yaitu mengawal aspirasi yang sudah mereka sampaikan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *