Penanganan Stunting Investasi Masadepan Satgas Pamtas  Yonarmed 10/ Brajamusti Bersinergi Dengan Puskesmas

TNI POLRI22 Dilihat

Kalimatan Barat , ATARAKYAT.ID

Demi mencegah stunting pada  anak-anak dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Satgas Pamtas RI – Malaysia bersinergi  dengan Puskesmas Jasa, Desa Kampung Jasa,Kecamatan ketungau Hulu,  Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Dalam keterangan tertulis Peneragan Satgas, Kamis  (06/07/2023), untuk mendukung program TNI AD bersama BKKBN yakni percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti menggandeng Puskesmas setempat untuk mengadakan program tersebut di wilayah Desa Jasa.

Selain itu kegiatan ini merupakan wujud sinergi Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti dengan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama menurunkan angka stunting di Perbatasan melalui sosialisasi dan Posyandu terpadu.

Prajurit Bradjamusti, Petugas Puskesmas dan Kader kesehatan Desa Jasa melaksanakan kegiatan ini secara rutin. Kegiatan yang dilaksanakan pun sangat bervariasi tidak hanya sosialisasi pencegahan stunting, beberapa sosialisasi atau penyuluhan pada bidang kesehatan juga diberikan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, kami akan berikan apa yang kami mampu kepada masyarakat, selain itu juga kegiatan ini merupakan salah satu program yang digerakkan oleh Bapak Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman,” ungkap Danpos Kampung Jasa Letda Arm Molhup

Dalam keterangannya, Dokter Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti Letda Ckm Dr Bahana Valenta menjelaskan kegiatan yang dilakukan merupakan rangka dalam  memberikan sosialisasi, pelayanan kesehatan dan mendata kondisi kesehatan anak-anak yang ada di Desa Jasa dengan bersinergi bersama Puskesmas Jasa bagaimana asupan Gizi yang diberikan demi pencegahan Stunting kepada anak-anak.

“Ini juga merupakan bentuk kepedulian kita terhadap anak-anak di Desa Jasa , kita lakukan pemeriksaan kondisi anak-anak dan mengetahui bagaimana pemberian asupan Gizi dari orang tua dan melakukan pendataan sekaligus mengetahui jumlah stunting yang ada di Desa Jasa ,” ungkap Letda Ckm Dr Bahana Valenta

“Hasil pemeriksaan yang telah dilakukan untuk Gizi anak-anak di Desa Jasa masih rendah dan harus ditingkatkan melalui pemberian makanan 4 sehat 5 sempurna secara benar,” tambahnya.

Sementara itu, Amin selaku pejabat Puskesmas Jasa mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonarmed 10/ Bradjamusti telah membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Desa Jasa , terutama pada anak-anak. “Memang sering kita ketahui banyak masyarakat yang terkadang malas untuk memeriksakan kesehatan terutama anak-anaknya, itulah kondisi yang ada,” jelasnya.

“Terima kasih atas bantuannya, mari kita terus bersinergi beri pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” ucap Amin

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti, Mayor Arm Ady Kurniawan M.Han. dalam keterangan tertulisnya di Makotis Badau, Kamis ( 06/07/2023 )

“ Masalah stunting apabila tidak ditangani, maka dampaknya akan panjang. Jadi, bagi kami , penanganan stunting adalah investasi masa depan untuk jangka panjang. Karena yang kita tanam hari ini, dampaknya tidak langsung kita rasakan dalam satu atau dua tahun, tetapi dalam jangka panjang. Kita akan bisa menghasilkan generasi penerus dengan SDM yang berkualitas,” jelas Dansatgas. (Mal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *