Maraknya Pemberitaan dari Beberapa Media Online, Terkait Perkataan Oknum Pengawas Balai Kota Serang “Bahwa LSM dan PERS ODONG-ODONG BERKELIARAN”

Berita Utama2 Dilihat

BANTEN – ATARAKYAT.ID

SERANG KOTA – Sebanyak 70 program P3A dalam pengawasan Hendi Suhendi sebagai KMB program percepatan peningkatan tata guna air irigasi P3-TGAI di wilayah kota serang terkesan merasa terusik, adanya sosok sosial kontrol di lapangan sehingga mengeluarkan warning kepada grup TPM, didalam warning tersebut menyebutkan (LSM dan PERS) ODONG-ODONG BERKELIARAN. (02/06/2023).

Hendi Suhendi, ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya mengatakan, yang saya maksud bagi yang tidak jelas LSM dan PERS nya, kilahnya enteng pada 30 mei 2023 pukul 12.19 Wib.

Sangat tidak layak seorang pejabat publik di dinas balai besar Ciujung, Cidanau, Cidurian, menyebutnya kepada LSM dan PERS odong odong berkeliaran, sebagaimana LSM dan PERS adalah mitra kerja, berjalannya program p3A ikut mengontrol dan mengawasi pelaksanaannya, karena diduga banyak kecurangan pada prakteknya tidak sesuai juklak dan juknis, hasilnya selalu diinformasikan melalui media.

LSM dan PERS tanpa digaji oleh siapapun tetapi rela berkorban tanpa pamrih mengawasi penggunaan anggaran negara, tanpa berpikir panas, hujan, maupun keadaan banjir sekalipun tetap siaga, akan tetapi bagaimana tindakan pihak KMB BALAI BESAR yaitu Hendi Suhendi yang digaji oleh negara lengkap dengan oprasionalnya, ketika mengetahui adanya dugaan pelanggaran dalam pekerjaan proyek P3A yang diduga tidak sesuai juklak dan juknis tindakan dan sanksi apa yang akan dilakukan?…

Dari beberapa media online sudah menayangkan yang jelas bermasalah, seperti “pemasangan pondasi keadaan lokasi banjir, pondasi tanpa galian, P3A tidak bertuan, pekerjaannya dikontrakkan pada pihak ketiga, tanpa melibatkan masyarakat setempat, khususnya di wilayah kota serang. (WB/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *