Kemacetan di Jalan Hardiwinangun, Perlu Duduk Bersama Dinas-Dinas Terkait Demi Lebak Tertib

Berita Utama6 Dilihat

BANTEN – ATARAKYAT.ID

Lebak – Hingga sekarang masalah kemacetan di kota-kota tak kunjung terpecahkan, seperti di Jalan Hardiwinangun, Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. (22/05/2023).

Usulan dan penyebab masalah kemacetan di Jalan Hardiwinangun terus disuarakan diantaranya melalui :

1. Penutupan atau pemindahaan pintu keluar penumpang Stasiun kereta api Rangkasbitung kearah Jalan Hardiwinangun dengan usulan dialihkan kearah Jalan Kalijaga

2. Penertiban Mobil angkutan umum yang menunggu penumpang di jalan Hardiwinangun yang menimbulkan kemacetan

3. Adanya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di badan jalan sepanjang Jalan Hardiwinangun

Pihak Stasiun Kereta Api Rangkasbitung saat ditemui awak media, tidak bisa memberikan jawaban terkait hal tersebut.

Rully Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak saat dihubungi dikantornya mengatakan,” permasalahan macet merupakan masalah yang harus dipecahkan bersama dan kami dari Dishub siap duduk bersama terkait hal tersebut, karena kedepan Stasiun Rangkasbitung akan menjadi stasiun Ultimate, dan kita harus siap menyongsongnya,” ungkapnya,

Lebih lanjut, terkait mobil angkutan umum yang menunggu penumpang di Jalan Hardiwinangun sering kita tertibkan, akan tetapi mereka selalu datang lagi dikala petugas kita tidak ada di di lokasi tersebut,” jelasnya.

Senada dengan Kadis Perhubungan, Anna Wakhyudian Kasi Op Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabulaten Lebak menjelaskan,” terkait kemacetan di Jalan Hardiwinangun, kita setiap hari laksanakan penertiban bagi pedagang kaki lima (PKL) yang ada di badan jalan Hardiwinangun tersebut, akan tetapi mereka seperti Tom N Jerry (hilang dan datang lagi),” jelasnya.

“Kami menyambut baik usulan Kadishub, terkait duduk bersama dalam memecahkan masalah kemacetan di Jalan Hardiwinangun tersebut,” tambahnya.

Kemuadian Awak media Kabardaerah mendatangi ke Dinas Perindustrian dan Perdangan dengan tujuan mengkonfirmasi terkait kemacetan tersebut, akan tetapi Kadis dan penjabat terkait tidak ada ditempat.

Permasalahan kemacetan selalu terulang dan terulang, akan tetapi setiap permasalahan pasti ada solusinya, dengan mengedapankan musyawarah atas mufakat dan duduk bersama antara dinas-dinas terkait yang ada korelasinya terkait permasalahan kemacetan tersebut pasti ada titik temu atau solusi terbaik untuk menyosong Stasiun Ultimate dan Kabupaten Lebak menjadi kota yang tertib, aman, dan damai. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *