Kondisi Jalan Penghubung Tiga Desa Di Lebak Selatan Ancam Keselamatan Warga

Berita, Daerah7 Dilihat

LEBAK- ATARAKYAT.ID

Jika melihat pembangunan infrastruktur jalan yang ada dipusat kota Kabupaten Lebak yang begitu pesat, membuat kita takjub dan seakan terhipnotis dengan keindahannya, sayangnya semua itu hanya dapat dilihat dipusat perkotaan saja, hal ini sangat jauh berbeda dengan infrastruktur jalan yang ada di Pedesaan, salah satu contoh di wilayah Lebak Selatan, jalan poros Desa yang menghubungkan tiga Desa, yakni Desa Cikareo, Desa Parungkujang dan Desa Kujangsari, Kecamatan Panggarangan  Kabupaten Lebak Banten, kondisinya sangat memperihatinkan, kerusakan parah terlihat hampir disepanjang jalan tersebut, sehingga sangat mengancam keselamatan warga yang melintas, terutama masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor.

Abak.K, salah satu masyarakat yang tinggal di Kampung Cinang Asih, Pada Media Atarakyat.id, memaparkan.

” Kondisi jalan poros Desa diwilayah ini semakin hari kerusakannya semakin bertambah parah, wajar jika masyarakat disini banyak yang mengeluh, akibat kerusakan jalan poros Desa ini membuat masyarakat kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, pasalnya jika melintasi dijalan ini jika kurang berhati-hati akan mengalami kecelakaan, apalgi diwilayah ini medan jalannya sangat terjal, banyak tanjakan dan juga turunan.Paparnya. Jumat (12/05/2023)

Lebih lanjut dirinya mengatakan.
“Apalagi jika musim hujan, jalan tersebut tertutup lumpur tanah, membuat kondisi jalan sangat licin, sehingga sering terjadi kecelakaan, terutama masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang celaka akibat terperosok dijalan ini.

Memang jalan poros Desa ini Pernah dibangun beberapa tahun yang lalu, namun pembangunan tersebut tidak dapat bertahan lama, entah apa penyebabnya, saya tidak mengerti, mungkin karenaterlalu banyaknya kendaraan yang mekintas muatannya melebihi tinase atau mungkin dalam pembangunan yang tidak berkualitas, sehingga jalan cempat hancur. Terangnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh AS, warga Kampng Cijengkol Desa Parung Kujang, dirinya mengatakan.

” Kerusakan jalan ini sudah sangat lama sekali, seolah tidak pernah ada pembangunan, saya sendiri pernah mengalami kecelakaan ketika melintas dijalan ini, saat itu saya pulang malam dari Rangkasbitung, ketika saya melintas dijalan yang rusak teresebut, saya terperosok dan jatuh, hingga menyebabkan kerusakan pada motor saya dan membuat tangan dan kaki saya terkilir.

Masyarakat disini sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lebak Provinsi Banten, untuk segera membangun jalan poros Desa yang ada diwilayah ini, sebab jika terus dibiarkan kerusakannya akan bertambah parah dan akibatnya banyak masyarakat yang menjadi korban kecelakaan akibat terperosik dijalan ini. Harapnya.

Sementara itu, Adnan Kasogi, Kepala Desa Kujangsari, saat di konfirmasi awak media melalui sambungan Whatsap terkait kondisi jalan tersebut mengungkapkan.
“iya pak, memang jalan poros Desa tersebut kondisinya saat ini rusak bahkan sudah banyak warga masyarakat yang mengadu ke kita, dan kita bukannya tidak peduli, namun kita pemerintah desa hanya memiliki anggaran Desa untuk fisik sekitar 175 juta, sedangkan untuk membangun jalan poros desa tersebut biayanya ga bakalan cukup pak,” Apalagi jalan akses tersebut ada di wilayah tiga desa, seperti Cikareo, Parungkujang dan Kujangsari, dan jalan dari pintu masuk utama sampai ke jembatan Ciuneuk kalau ga salah jalan Kabupaten,”Terangnya.

Lebih lanjut Adnan Kasogi, mengatakan, dan kita juga pemerintah Desa sudah beberapa kali, mengajukan, ke PUPR  Kabupaten, agar dapat membantu memperbaiki jalan tersebut, namun sampai saat ini belum juga ada tanda – tanda perbaikan, jadi kami berharap kepada Pemerintah, baik Kabupaten maupun Provinsi agar membantu membangun jalan tersenut, karena kasihan masyarakat, terutama jika turun hujan,” Pungkasnya ” (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *